twitter
rss

YOGYAKARTA--MICOM: Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta Musa Asy'arie mengatakan akan mengintensifkan dan membuka ruang-ruang dialogis di kampusnya. Hal itu dilakukan setelah tertangkapnya tersangka teror bom buku dan bom Serpong yang diketahui lulusan UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Musa menilai aksi teror bom yang melibatkan kalangan akdemisi terutama di kampus Islam karena

tidak adnya keterbukan dialog dengan berbagai budaya. "Hal itu mengakibatkan kefrustasian sosial karena tidak ada penyelesaian yang kongkret," ucapnya kepada Media Indonesia, Sabtu (23/4).

Musa mengatakan di kampus UIN Yogyakarta masih aman dan tidak ada oraganisasi anarkisme

sehingga tidak perlu dikhwatirkan. Ia mengatakan mencoba mengakomodir semua kultur keberagaman yang ada.

"Tidak ada, organisasi-organisasi dengan idiologi yang mengarah pada tindakan terorisme atau radikalisme. Kultur keagamanan di kampus UIN Sunan Kalijaga masih sangat terbuka dan terbuka untuk berbagai budaya yang ada," katanya. (*/OL-04)

0 komentar:

Posting Komentar